IGTKI PGRI Kota Kediri, Gelar Workshop Tingkatkan Mutu dan Kreativitas Pendidik PAUD

INDONESIASATU.CO.ID:

KEDIRI-Ikatan Guru Taman Kanak-Kanak Indoneisia (IGTKI) Pendidikan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kota Kediri bekerjasama dengan IGTKI-PGRI Provinsi Jawa Timur menggelar Workshop Peningkatan Mutu dan Kreativitas Pendidik PAUD.

Bertempat di Gedung Aula Dinas Pendidikan Kota Kediri Jalan Mayor Bismo, Kota Kediri, Sabtu (16/3/2019) pagi.

Jumlah peserta yang ikut dalam Workshop sebanyak 350 orang anggota IGTKI-PGRI se-Kota Kediri. Meliputi dari 3 Kecamatan. Yaitu, Kecamatan Pesantren, Kota dan Mojoroto.

Sedangkan, untuk biaya workshop sendiri dengan cara mandiri dari masing-masing anggota IGTKI. Kegiatan workshop ini mendatangkan nara sumber dari Ceria Bocah Indonesia (CBI) program Antero Mandiri Sentosa.

Kegiatan Workshop ini dibuka langsung Kepala Dinas Pendidikan Kota Kediri Drs.H.Siswanto,M.Pd.

Hadir pula, Ketua IGTKI-PGRI Kota Kediri Dyah Mujiati,S.Pd, Ketua GOPTKI Kota Kediri dan Kepala Bidang PNFI Disdik Kota Kediri Drs Agus Suharmaji,S.Pd,MM dan Kasi Kurikulum Disdik Kota Kediri Nunung Kusumaningrum.

Dengan digelarnya Workshop bagi pendidik PAUD ini bertujuan untuk memberikan pembelajaran aktif, kreatif dan menyenangkan berbasis sain.

"Pendidik mendapatkan wawasan dan pengetahuan cara mengajar anak-anak melalui seni gerak dan lagu anak serta pengetahuan tentang macam-macam permainan anak, juga menumbuhkan kemampuan guru dalam menulis lagu anak," terang Wakil Ketua IGTKI-PGRI Kota Kediri Edy Subroto, S.Pd.M.Pd kepada indonesiasatu.co.id.

Edy Subroto menambahkan, bahwa Workshop kali ini, juga membahas program bidang pengembangan. Sekaligus dipraktekkan melalui gerak dan lagu sesuai dengan tema-tema yang ada dalam program bidang pengembangan tersebut.

"Kondisi saat ini pendidik harus fokus terhadap perkembangan anak untuk masa yang akan datang, oleh karena itu dibutuhkan pendidik yang aktif dan kreatif," tegas Edy Subroto yang juga Kepala Sekolah TK Dharma Wanita Bangsal.

Edy menuturkan bahwa Anak-anak sejak dini perlu mendapatkan asupan lagu yang mampu menumbuhkan rasa saling berbagi, gotong-royong, cinta lingkungan, dan cinta tanah air.

"Lagu-lagu anak memiliki peranan yang sentral dalam pertumbuhan dan perkembangan anak, yakni sebagai sarana ekspresi diri dan pendidikan dalam rangka meningkatkan hidup dan kualitas manusia," tutur Edy.

Tidak hanya itu, wacana dalam lagu anak juga dapat mengembangkan karakter anak. Lanjut Edy bahwa, Lagu-lagu tersebut mengandung nilai religiositas, kejujuran, kedisiplinan, kerja keras dan kreativitas.

"Selain itu, juga dapat mengembangkan rasa ingin tahu, semangat kebangsaan dan cinta tanah air, peduli, bersahabat, dan cinta kasih," beber Edy.

Ditegaskan Edy Subroto bahwa Kemampuan pendidik dalam pembelajaran yang aktif, kreatif dan menyenangkan yang berbasis sain, melalui seni gerak dan lagu anak perlu ditingkatkan.

"Dengan kondisi seperti ini, maka pengurus IGTKI-PGRI Kota Kediri memutuskan bekerjasama dengan IGTKI-PGRI Provinsi Jatim untuk mengadakan Workshop yang relevan dengan kebutuhan Guru TK," jlentreh Edy.

Ia menjelaskan, bahwa kegiatan ini pengurus IGTKI-PGRI Kota Kediri juga mendatangkan nara sumber dari Ceria Bocah Indonesia (CBI) program Antero Mandiri Sentosa.

"Semoga Tuhan Yang Maha Esa selalu memberi ridho dan rahmat-Nya kepada kita semua dan memberikan kemudahan terhadap jalannya acara ini," ungkap Edy yang juga menjabat Kepala Sekolah TK Dharma Wanita Bangsal, Kota Kediri. (prijo) 

  • Whatsapp

Index Berita