Momentum Idul Fitri, tokoh Peduli Nganjuk Lintas Kompetensi dan Generasi gelar Silaturahmi

INDONESIASATU.CO.ID:

Nganjuk : Momentum silaturahmi Idul fitri yang biasanya mnjd ajang memperkuat silaturahmi mulai dari Reuni Keluarga,rekan sesama Alumni hingga berbagai Komunitas perantauan banyak dilaksanakan pada libur lebaran.

Salah satunya Halal Bi Halal yang dilaksanakan di Kertosono sabtu (9/6/2019) tepatnya di Metropolis Cafe, terlihat cukup berkesan dan bermakna. Acara yang digagas tokoh Nganjuk M Syamsuddin, Siti Nur Imamah , Mochammad Zainal Arifin dan Jaya Nur Edi ini dilaksanakan secara santai dan sederhana . Acara yang dihadiri Tokoh Nganjuk diperantauan serta Tokoh yang ada di Nganjuk diantaranya Maftuhatun Nikmah,Susanto joglo, Anang Hartoyo,Kuswanto,dan Jaya Nur Edi bertemu dalam satu kesempatan silaturahmi dan bersinergi utk membahas Tanah Kelahirannya lewat perspektif yang berbeda . Selain para pegiat dan aktifis kemasyrakatan dari berbagai kompetensi dan keahlian juga turut hadir Gunawan Widagdo salah satu pejabat dilingkungan Pemda Nganjuk.

Salah satu penggagas acara M.Syamsuddin yang juga Pembina Warga Nganjuk di Jabodetabek mengungkapkan Sebagai Putra Putri  nganjuk patut Rasanya Memiliki Jiwa Peduli cinta  terhadap Nganjuk secara Umum, Rasa memiliki nganjuk , ataupun Bangga atas produk-produk nganjuk,

"Dirinya meyakini Nganjuk punya potensi lebih maju berkembang dan berdaya  saing, istilah Nyawiji perlu diaplikasikan kedalam bentuk komitmen bersama  dan pergerakan bersama sama, pemerintah harus mampu  mengakomodir mensinergian  komponen masyarakat2 atau  siapapu  masyarakat yg punya potensi ,misioner, dalam membantu percepatan pembangunan nganjuk kedepan"tuturnya.

Ditambahkannya, Nganjuk memiliki banyak putra daerrah terbaik Nganjuk serta 15 Profesor dalam berbagai kompetensi keilmuan namun keterlibatannya pun belum semuanya ikut terlibat langsung,  dan berharap Pemerintah Daerah mampu mengakomodir mengandeng dalam kegiatan yg sesuai RPJM atau visi misi Bupati terpilih. “Ayo Bangun Nganjuk Menuju Kebangkitan berskala nasional”semangatnya.

Siti Nur Imamah yang juga merupakan Tokoh yang merintis Sekolah Rakyat dan aktif di Pemberdayaan Masyarakat Desa ini bertutur bahwa pertemuan ini semacam diskusi kecil yang nanti hasilnya direalisasikan dengan target mnguatkan program-program yang ada di desa.

Supriadi yang turut hadir dipertemuan itu menekankan Brainstroming/Ide Ide dan informasi pembangunan  termasuk pengembangan kawasan perdesaan dengan pendekatan Agropolitan menjadikan pertemuan ini terlihat lebih Informatif dan produktif.

Banyak pembahasan mulai dari Bidang pertanian,pelayanan publik,potensi desa,perkembangan hukum dan kbijakan publik serta potensi wisata yang didiskusikan dengan ide dan solusi yang diharapkan bisa mnjadi sinergi positif dengan pihak terkait untuk mewujudkan harapan masa depan nganjuk yang lebih baik.

Salah satu Informasi yang diperoleh wartajatim.co.id dipertemuan tersebut,diantaranya direncanakan dalam waktu dekat Muh.Syamsuddin beserta rekannya yang tergabung dalam Pusat Pengembangan Masyarakat Nganjuk (PPMN) akan mnggelar Diklat penguatan kelembagaan masyarkat desa dengan menghadirkan Prof.Drs. B Tamam Achda, M.Si ,Profesor Program Pemberdayaan Masyarakat dan Guru Besar Fisip Universitas Nasional Jakarta yang berasal dari Kecamatan Baron Nganjuk dan Ir.Joko Hadi Siswanto,Praktisi Lingkungan Hidup Kementrian Kehutanan RI yang bertujuan melalui Diklat nantinya mampu mencetak tenaga-tenaga terampil dalam pemberdayaan masyarakat di Kabupaten Nganjuk.(tim)

  • Whatsapp

Index Berita