Rendra Masdrajad Safaat

Houthi Yaman Terpantau Serang 3 Kapal Di Laut Merah

Kelompok Houthi Yaman
Kelompok Houthi Yaman (sumber: @yo2thok)

18 Juni 2024 – Kelompok milisi Houthi di Yaman dikabarkan menyerang dua kapal sipil dan sebuah kapal perusak Amerika Serikat (AS) di Laut Merah dan Laut Arab pada Minggu (16/06). Serangan ini dilakukan sebagai bentuk solidaritas terhadap rakyat Palestina di Gaza yang tengah dilanda konflik dengan Israel.

Juru bicara militer Houthi, Yahya Saree, mengonfirmasi serangan tersebut dan menyatakan bahwa pihaknya menembakkan rudal balistik ke kapal perusak AS, serta drone ke kapal bernama “Happy Condor” dan kapal sipil bernama “Captain Paris”.

Internship Warta Jatim

Namun, masih belum jelas apakah serangan tersebut berhasil mencapai targetnya.

Menurut Operasi Perdagangan Maritim Inggris (UKMTO), sebuah kapal di 40 mil laut selatan al Mukha Yaman telah melaporkan dua ledakan di dekatnya pada hari Minggu pagi.

Kapal dan awaknya dilaporkan selamat dan melanjutkan perjalanan mereka.

Serangan Houthi ini memicu kekhawatiran di komunitas internasional, karena dapat mengganggu navigasi maritim di Laut Merah dan Laut Arab, yang merupakan jalur pelayaran penting untuk perdagangan global.

Serangan ini juga berpotensi meningkatkan ketegangan antara Houthi dengan Amerika Serikat dan sekutunya.

Latar Belakang Serangan Kelompok Houthi Yaman

Serangan Houthi ini dilakukan sebagai bentuk solidaritas terhadap rakyat Palestina di Jalur Gaza yang digempur habis-habisan oleh militer Israel sejak pecah perang pada 7 Oktober 2023.

Houthi menargetkan sejumlah kapal kargo Israel di Laut Merah atau kapal-kapal yang terkait dengan Tel Aviv yang membawa rudal dan pesawat nirawak (drone).

Sejak intervensi Amerika Serikat dan Inggris di Yaman dan meningkatnya ketegangan, Houthi mengumumkan bahwa mereka saat ini menganggap semua kapal AS dan Inggris sebagai sasaran militernya.

Baca Juga  Pemerintah Siapkan Pengamanan Ekstra untuk Konser Coldplay di Jakarta

Serangan Houthi ini telah mengganggu perdagangan global dan memaksa pemilik kapal untuk mengubah rute kapalnya menjauh dari Terusan Suez.

Serangan ini juga telah memicu serangan balasan dari Amerika Serikat dan Inggris sejak bulan Februari 2024.

Tentang Houthi Yaman

Houthi adalah kelompok berasal dari provinsi Saada di barat laut Yaman dan dianggap teroris oleh Amerika Serikat yang. Mereka menganut aliran Syiah Zaydi yang juga termasuk Sunni dan merupakan 35 persen dari populasi Yaman.

Pemimpin Houthi Yaman saat ini adalah Abdul-Malik al-Houthi.

Untuk mendapatkan informasi seputar Jawa Timur, Anda dapat mengunjungi wartajatim.co.id

Media Partner Warta Jatim