Rendra Masdrajad Safaat

Kasus Perundungan: Tusuk Bakso Menyebabkan Kebutaan

Semakin tahun kasus perundungan juga semakin meningkat. Terhitung sejak Januari hingga Juni 2023 tercatat sebanyak 16 kasus perundungan di sekolah. Tak hanya itu, Indonesia juga termasuk kedalam peringkat kelima dalam kasus perundungan ini. Jika di presentasekan sebanyak 41,1 persen pelajar di Tanah Air pernah menjadi korban perudungan di sekolah.

Kronologi Kejadian

Salah satu kasus perundungan belakangan ini ialah, siswi sekolah dasar (SD). Siswi tersebut di duga masih berada di kelas 2 SD di Menganti, Gresik, Jawa Timur. Peristiwa ini terjadi pada 7 Agustus 2023. Awal mula kejadian siswi berinisial SAH (8) di colok tusuk bakso terserbut pada “saat itu memang semua kelas keluar untuk melakukan lomba Agustusan. Jadi semua murid di sana berada di halaman sekolah. Anak saya campur dengan murid – murid kelas lainnya, mulai kelas 1 sampai kelas 6,” ujar ayah korban, Samsul Arif (36).

Internship Warta Jatim

Tak selang lama, korban di tarik oleh pelaku ke sebuah lorong anatar pagar sekolah dan ruang guru. Pada saat disana, korban di palak dengan cara di mintai uang jajan secara paksa. Korban tidak mau memberikan uangnya, “karena nggak mau, wajah anak saya di tutupi tangan, kemudian tusuk bakso itu dicolok – colokkan dari atas ke bawah di bagian mata kanan anak saya,” kata Ayah korban. Setelah di colok, korban langsung lari untuk membasuh matanya dengan air. SAH mengusap matanya yang berdarah dengan seragam sehingga membekas di seragam sekolahnya.

Sepulangnya di rumah, ia mengeluh matanya sakit pada Samsul. Karena khawatir, ia langsung memeriksakan putrinya ke rumah sakit. “Saya bawa ke Rumah Sakit Cahaya Giri yang berada di Bringkang, Menganti. Kemudian di rujuk ke Rumah Sakit RSMM Jawa Timur hingga akhirnya di rujuk lagi ke RSUD dr Soetomo,” ujarnya. Seusainya diperiksa di RSUD dr Soetomo, korban mendapat diagnosa bahwa terdapat kerusakan pada syaraf mata kanan putrinya yang mengakibatkan kebutaan.

Baca Juga  Ratusan Aset Tanah Milik Pemkot Blitar Belum Memiliki Sertifikat

Laporan

Tentunya, orang tua SAH (8) ingin mengetahui kejadian sebenarnya. Orang tua korban mendatangi sekolah untuk mencari tahu siapakah pelaku penganiayaan putrinya. Mereka meminta izin untuk rekaman CCTV. Akan tetapi, pihak sekolah tidak mengizinkannya, begitu pun Polsek Menganti.

baca juga: Honda Brio Hilang Kendali! Keluar Jalur hingga Tabrak 2 Pemotor

Karena tidak terima dengan kejadian yang menimpa putrinya, Samsul pun melaporkan kejadian tersebut ke Polres Gresik pada 28 Agustus 2023. Laporan ini di layangkan setelah pihak sekolah dan Polsek Menganti enggan memberikan rekaman CCTV pada saat kejadian dengan alasan CCTV rusak.  Hingga kini polisi masih terus meyelidiki kasus tersebut.

Sementara itu, SAH (8) sebagai korban, mengalami kebutaan permanen setelah di colok tusuk bakso tesebut mengalami trauma yang mendalam. Sejak mengalammi kejadian tersebut, korban tidak sekolah. Korban tersebut juga di sekolah di kenal sebagai anak pendiam dan suka menyendiri. Oleh karena itu, ia sering mendapat pemalakan ketika berada di sekolah. Ibu korban juga menambahi bahwa SAH (8) tidak pernah bercerita kepada orang tuanya bahwa sering di mintai uang jajan oleh kakak kelasnya.

Media Partner Warta Jatim