Rendra Masdrajad Safaat

Kenapa Malang Selalu Dingin Di Bulan Juli-Agustus? Berikut Penjelasannya

Kenapa Malang Selalu Dingin Di Bulan Juli-Agustus?

Kota Malang – Selama beberapa hari terakhir, suhu di Malang Raya terasa lebih dingin di bandingkan biasanya. Di Kota Batu, suhu pada malam hingga dini hari mencapai 15 hingga 17 derajat Celsius.

Di Kabupaten Malang, suhu malam hari berkisar antara 16 hingga 17 derajat Celsius, sedangkan di Kota Malang suhu terdingin mencapai 17 derajat Celsius. Suhu dingin ini di rasakan mulai tengah malam dan mencapai puncaknya saat dini hari.

Internship Warta Jatim

Pengamat Meteorologi dan Geofisika dari BMKG Stasiun Klimatologi Malang, Andang Kurniawan, mengonfirmasi bahwa suhu di Malang Raya rata-rata di bawah 17 derajat Celsius. Fenomena ini biasanya terjadi pada bulan Juli hingga Agustus.

Baca Juga: Fasilitas Lengkap, Inilah Rekomendasi Tempat Gym di Malang

Penyebabnya adalah udara dingin dari Australia yang telah mencapai Indonesia. Di tambah dengan topografi Malang Raya yang di kelilingi pegunungan, membuat suhu terasa lebih dingin.

“Pengamatan di Stasiun Klimatologi Jawa Timur menunjukkan bahwa akhir-akhir ini, bahkan tadi pagi, udara di Malang Raya memang terasa lebih dingin. Tidak adanya awan menyebabkan energi panas dari permukaan bumi terlepas ke angkasa pada malam hari, yang membuat suhu pada dini hari terasa dingin,” kata Andang.

Andang menjelaskan bahwa suhu dingin ini menandakan datangnya musim pancaroba menuju puncak musim kemarau. Biasanya, hal ini di tandai dengan pergerakan angin dari timur yang berasal dari Benua Australia.

Baca Juga: Gunung Bromo Ditutup Total 21-24 Juni 2024 untuk Ritual Yadnya Kasada dan Pemulihan Ekosistem

“Memang benar, suhu di bawah 17 derajat telah tercatat. Kami mengimbau masyarakat untuk menjaga kondisi tubuh dengan mengenakan pakaian yang hangat,” ujar Andang.

Baca Juga  Air Sungai di Tumpang Mendadak Merah, Warga Malang Panik

Salah satu warga Kedungkandang Kota Malang, Ilham Akbar, juga merasakan suhu yang lebih dingin sejak pekan lalu. Pria yang bekerja di sebuah hotel di Kota Malang ini selalu mengenakan pakaian tebal saat beraktivitas di luar ruangan.

“Suhunya lebih dingin dari biasanya. Jadi kalau keluar rumah untuk bekerja atau keperluan lainnya, saya pasti memakai jaket atau pakaian hangat,” ungkap Ilham.

Media Partner Warta Jatim