Pemanfaatan Sound of Text Indonesia untuk Menambahkan Dimensi Suara pada Konten Chat GPT

Prosa Text to speech Homepage, Sound of Text Indonesia (source prosa.ai)
Prosa Text to speech Homepage, Sound of Text Indonesia (source prosa.ai)

Sound of Text Indonesia adalah sebuah layanan yang memungkinkan kamu mengubah teks menjadi suara (Text-to-Speech). Misalnya kamu ingin mendengarkan teks tertentu tanpa membacanya secara manual, maka kamu bisa memasukkan teks tersebut ke dalam platform Sound of Text dan layanan ini akan menghasilkan suara untuk kamu. 

Produk berbasis Text to Speech yang tengah banyak digunakan yaitu TTS Prosa yang dikembangkan oleh perusahaan AI asal Indonesia. 

Pada tanggal 5 mei 2021 PT. Prosa Solusi Cerdas meluncurkan produk berbasis Text to Speech dengan nama TTS Prosa, sebuah aplikasi berbasis web yang dapat mengubah text menjadi suara menggunakan kecerdasan artifisial.

Menurut data sejak pertama launching hingga pertengahan Maret pengguna TTS Prosa mencapai lebih dari 120rb. Dengan Pengguna terbanyak TTS yaitu para content creator.

Pemanfaat Sound of text oleh Content Creator

Selaras dengan fenomena menjamurnya content creator terkhusus di bulan suci Ramadhan, perkembangan teknologi kecerdasan buatan (AI) akan sangat memudahkan dalam dunia kreatif.

Salah satu teknologi AI yang saat ini sedang berkembang pesat adalah Chat GPT dan TTS Prosa. Biasanya para content creator sebelum mengunggah konten mereka di media seperti tiktok dan youtube mereka akan membuat script dari konten yang akan mereka buat.

Dalam artikel ini, kita akan membahas bagaimana pengimplementasian serta pemanfaatan teknologi Chat GPT dan TTS Prosa di era fenomena content creator yang tengah menjamur, terkhusus di bulan suci Ramadhan.

Chat GPT adalah program AI yang dapat melakukan percakapan dengan manusia secara alami dan mirip dengan manusia. Dalam pengembangannya, Chat GPT dapat digunakan untuk mencari ide konten bagi content creator. Bagaimana caranya?

Baca Juga  Wajib Tahu! Etika Kesopanan Khas Jawa Timur: Cermin Kehalusan dan Kearifan

Pertama-tama, content creator dapat mengajukan pertanyaan atau topik tertentu kepada Chat GPT. Chat GPT akan melakukan analisis terhadap data dan informasi yang telah tersedia untuk menghasilkan respon yang relevan dan mirip dengan manusia. 

Baca Juga Arkademi Kembali Jadi Mitra PMO untuk Sediakan Pelatihan Berkualitas

Misalnya, content creator dapat bertanya tentang topik kuliner di bulan suci Ramadhan, dan Chat GPT akan memberikan beberapa ide konten seperti resep masakan, tempat makan, atau review makanan yang cocok untuk sahur atau berbuka puasa.

Setelah content creator mendapatkan ide konten dari Chat GPT, selanjutnya adalah mengubah teks menjadi suara agar dapat dipublikasikan di media sosial seperti Youtube atau Tiktok.

Dalam hal ini, content creator dapat menggunakan teknologi TTS atau Text-to-Speech. TTS memungkinkan teks yang dihasilkan dari Chat GPT atau teks lainnya dapat diubah menjadi suara yang mirip dengan suara manusia.

Salah satu TTS yang dapat digunakan adalah Prosa TTS. Prosa TTS menggunakan teknologi AI yang canggih sehingga mampu menghasilkan suara yang natural dan realistis.

Prosa TTS tersedia dalam bahasa Indonesia dengan gaya bahasa dan karakter suara yang bervariasi, juga istilah-istilah populer dalam bahasa Inggris. Namun, dalam waktu yang akan datang Prosa AI, akan meluncurkan TTS dalam berbagai bahasa daerah di Indonesia dan bahasa Inggris.

Dengan penggunaan Chat GPT dan TTS, content creator dapat memperoleh ide konten dengan cepat dan mudah. Selain itu, penggunaan teknologi AI juga dapat membantu content creator untuk memaksimalkan produktivitas dan efisiensi kerja.

Namun, perlu diingat bahwa teknologi AI juga memiliki kelemahan dan risiko tertentu. Oleh karena itu, content creator perlu memperhatikan penggunaan teknologi AI dengan bijak dan bertanggung jawab.

Baca Juga  PSSI Akan Menjaga Kerahasiaan Jadwal Kedatangan Timnas Argentina Tanpa Adanya Acara Hiburan Sebelum Pertandingan

Perkembangan teknologi AI Chat GPT dan TTS memberikan dampak yang signifikan bagi dunia kreatif, khususnya content creator. Dalam era fenomena content creator yang begitu banyak digandrungi berbagai kalangan, penggunaan teknologi AI dapat memudahkan content creator untuk mencari ide konten dengan cepat dan mudah.

Bagi content creator yang ingin mencoba menggunakan teknologi AI Chat GPT dan TTS, cukup melakukan 2 langkah yaitu menggunakan Chat GPT untuk mencari inspirasi konten dan menggunakan TTS Prosa untuk merubah teks ke suara. Coba produk dan coba gratisnya TTS Prosa.

*Follow Official WhatsApp Channel WartaJatim.co.id untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini. Dapatkan E-Money 100rb untuk 4 orang beruntung (SnK berlaku)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *