Revitalisasi Kota Lama Surabaya, Daya Tarik Baru untuk Wisatawan

revitalisasi kawasan wisata surabaya

Pemerintah Kota Surabaya melangkah memajukan sektor pariwisata dengan melaksanakan revitalisasi kawasan wisata di Kota Lama, khususnya zona Eropa. Langkah ini diambil untuk menambah daya tarik bagi wisatawan lokal maupun internasional.

Kepala Dinas Kebudayaan, Kepemudaan dan Olahraga serta Pariwisata (Disbudporapar) Kota Surabaya, Hidayat Syah, mengungkapkan beberapa aspek yang tengah digarap dalam revitalisasi tahap pertama.

Pemasangan cobblestone atau batu berangkal, visualisasi bergaya Eropa, dan perapian tanaman menjadi fokus utama.

“Eropa street furniture akan dimasukkan di sana, misalkan warna, bentuk, dan PJU. Harapannya, zona Eropa bisa menghadirkan nuansa tempo dulu, terutama pada malam hari,” ujar Hidayat.

Menariknya, revitalisasi tidak hanya mencakup peningkatan estetika, tapi juga menciptakan pengalaman wisata yang lebih baik.

Kawasan Eropa, yang dikelilingi oleh bangunan-bangunan bersejarah seperti Gedung Internatio, De Javasche Bank, dan Jembatan Merah, kini akan menjadi pusat perhatian dengan penambahan objek jalan bernuansa Eropa.

“Wisatawan bisa menikmati keunikan zona Eropa hingga malam hari. Khususnya, dengan adanya kawasan Pecinan yang berhiaskan dekorasi khas Chinatown di sekitarnya,” tambah Hidayat.

Pihaknya juga membuka peluang bagi komunitas dan agen perjalanan untuk menawarkan paket wisata menarik.
Sejalan dengan revitalisasi ini, beberapa kegiatan wisata telah diinisiasi, seperti “BersukaRia Walk” dan “Surabaya Walking Tour by Roodebrug”. Untuk memudahkan akses wisatawan, Pemerintah Kota Surabaya menyediakan angkutan massal Suroboyo Bus dan Wara-Wiri Suroboyo.

Sementara itu, para pelancong dapat memulai petualangan wisata heritage di Taman Sejarah Surabaya, yang juga tengah menjalani proses revitalisasi. Akan ada area bermain basket, ditambah playground, dan narasi cerita sejarah tentang kota lama yang akan ditampilkan di sana,

Baca Juga  Sumber Jenon: Keindahan Alam yang fantastis di Malang

Pemkot Surabaya tidak hanya fokus pada zona Eropa, melainkan juga mengembangkan zona Pecinan, Arab, dan Melayu untuk menghidupkan kembali pesona kota lama. Konektivitas transportasi umum seperti Suroboyo Bus dan Wara-Wiri Suroboyo semakin mempermudah perjalanan para wisatawan.

Revitalisasi kawasan wisata di Kota Surabaya dengan memadukan antara keunikan bangunan bersejarah dan sentuhan modern, Kota Surabaya semakin siap menyambut gelombang wisatawan.

Untuk mendapatkan informasi seputar Jawa Timur, Anda dapat mengunjungi wartajatim.co.id

*Follow Official WhatsApp Channel WartaJatim.co.id untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini. Dapatkan E-Money 100rb untuk 4 orang beruntung (SnK berlaku)