Truk Pengangkut Sapi Terguling di Jalur Pacitan, Diketahui Sopir Ikuti Google Maps

truk sapi pacitan

Sebuah kejadian truk pengangkut sapi terguling di jalur alternatif Pacitan-Solo, lebih tepatnya di Desa Bangunsari, Kabupaten Pacitan, pada Rabu (24/1/2024).

Truk dengan nomor polisi AD 8351 FE, yang membawa 4 ekor sapi dari Gunungkidul menuju Blitar, terguling di turunan tajam Sundeng.

Sopir truk, Bilalluddin, menjelaskan bahwa kecelakaan ini dipicu oleh upaya menghindari sebuah mobil Panther warna merah yang secara sembrono melanggar marka di tikungan.

Baca juga: Viral! Mobil Panther Tabrak Belasan Motor di Ponorogo

“Saat di tikungan, ada Panther warna merah kayak ngeblong. Saya menghindari itu,” ujar Bilalluddin kepada wartawan.

Namun, upaya menghindar itu malah membuat truk tidak bisa dikendalikan, menyebabkan sapi-sapi di belakang bergerak tidak stabil, dan akhirnya, terguling.

Bilalluddin mengakui bahwa navigasi digital, kali ini melalui Google Maps, menjadi faktor pemicu kecelakaan ini.

“Ini tadi ngikuti Google Maps, diarahkan lewat jalan ini malah terjadi kecelakaan,” katanya.

Anggota Satlantas Polres Pacitan, Brigadir Boby Candra Wijaya, menyampaikan hasil olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). “Mobilnya itu makan marka jalan. Sapi yang ada di bak truk goyang-goyang akhirnya terbalik,” paparnya.

Baca juga : Gubernur Jawa Timur Hadiri Doa Tahlil Bersama di SMAN 1 Sidoarjo

Meskipun kecelakaan ini berpotensi mengakibatkan korban jiwa, beruntung tidak ada yang tewas. Sopir truk hanya mengalami luka ringan pada kening dan pelipis, sementara penumpangnya selamat. Namun, keempat ekor sapi mengalami luka dan terpental ke jurang.

Hal ini menjadi peringatan akan risiko yang mungkin dihadapi oleh pengemudi truk yang mengandalkan navigasi digital tanpa memperhatikan kondisi jalan secara cermat.

Baca Juga  Disbudpar Blitar Gelar Pelatihan Copywriting: Menggali Potensi Pariwisata Melalui Keterampilan Baru

Brigadir Bobby Chandra Wijaya menekankan bahwa truk seharusnya tidak melewati jalur alternatif Pacitan-Solo. “Kendaraan roda enam harusnya tidak melewati jalan alternatif. Selain itu, kondisi ban truknya sudah tidak layak pakai,” tambahnya.

Baca juga : Gudang Rongsokan di Banyuwangi Terbakar, Diduga Karena Putung Rokok

Kondisi dari kendaraan yang tidak layak untuk melewati jalur ini menjadi salah satu faktor yang sangat mempengaruhi keamanan dalam berkendara.

Untuk mendapatkan informasi seputar Jawa Timur, Anda dapat mengunjungi wartajatim.co.id

 

*Follow Official WhatsApp Channel WartaJatim.co.id untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini. Dapatkan E-Money 100rb untuk 4 orang beruntung (SnK berlaku)