Tragedi Mengerikan di Morowali: Wanita Muda Malu Hamil di Luar Nikah Bakar Bayinya di Tempat Sampah

https://www.viva.co.id/berita/kriminal/1607408-malu-hamil-di-luar-nikah-wanita-muda-di-morowali-bakar-bayinya-di-tempat-sampah

WartaJatim.co.id, 9 Juni 2023 – Morowali – Sebuah tragedi mengerikan terjadi di Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah, ketika seorang wanita muda, yang malu hamil di luar nikah, dikabarkan membakar bayinya sendiri di tempat sampah. Kejadian yang mengguncang masyarakat ini menimbulkan kecaman dan keprihatinan yang mendalam.

Kejadian tragis tersebut terungkap setelah sejumlah saksi melihat asap dari tempat sampah di suatu kawasan di Morowali pada hari Selasa sore. Ketika mereka mendekati lokasi, mereka menemukan tubuh bayi yang hangus terbakar di dalam wadah sampah. Para saksi segera melaporkan kejadian ini kepada kepolisian setempat.

Dalam penyelidikan awal, polisi berhasil mengidentifikasi wanita muda yang di duga sebagai ibu bayi tersebut. Identitasnya belum dapat di publikasikan karena masih berlangsungnya penyelidikan lebih lanjut. Wanita itu kemudian di tangkap dan di periksa oleh otoritas setempat.

Menurut beberapa sumber, motif di balik tindakan mengerikan ini adalah karena wanita tersebut malu hamil di luar nikah dan takut di hakimi oleh masyarakat. Rasa putus asa dan ketakutan yang tak tertahankan di duga mendorongnya untuk melakukan tindakan yang keji dan tidak manusiawi ini.

Kasus ini telah memicu reaksi keras dari masyarakat Morowali dan luas. Netizen di media sosial menyebut tindakan tersebut sebagai perbuatan biadab dan menyayangkan kurangnya dukungan sosial dan kesadaran mengenai kesehatan mental serta dukungan bagi wanita muda yang menghadapi tekanan dan stigmatisasi.

Otoritas setempat, termasuk lembaga perlindungan anak dan keluarga, terlibat dalam penyelidikan ini untuk memberikan perlindungan dan perawatan yang di perlukan bagi ibu tersebut.

Mereka juga berupaya meningkatkan kesadaran akan pentingnya dukungan sosial. Dan layanan kesehatan mental bagi wanita muda yang menghadapi situasi sulit seperti ini.

Baca Juga  Dua Ustaz Ponpes Lamongan Dilaporkan ke Polisi atas Dugaan Penganiayaan Terhadap Santri

Kepolisian Morowali berkomitmen untuk melakukan penyelidikan yang menyeluruh. Dan memastikan bahwa pelaku menerima hukuman yang setimpal sesuai dengan hukum yang berlaku. Kasus ini juga menjadi pengingat penting akan perlunya edukasi mengenai kesehatan reproduksi. Perlindungan anak, dan dukungan bagi wanita muda yang menghadapi tekanan sosial.

Tragedi ini menggarisbawahi pentingnya menciptakan masyarakat yang inklusif dan empati. Di mana individu-individu yang menghadapi masalah atau tekanan dapat mendapatkan bantuan dan dukungan yang mereka perlukan. Perlunya dukungan sosial dan kesadaran akan kesehatan mental sangat penting dalam mencegah terjadinya tragedi seperti ini di masa depan.

*Follow Official WhatsApp Channel WartaJatim.co.id untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini. Dapatkan E-Money 100rb untuk 4 orang beruntung (SnK berlaku)