Cara Teknologi IoT Mempermudah Monitoring Tanaman di Lahan Pertanian

Teknologi IoT Mempermudah Monitoring Tanaman (Source: www.tekniktambang.tech)
Teknologi IoT Mempermudah Monitoring Tanaman (Source: www.tekniktambang.tech)

Teknologi Internet of Things (IoT) sedang mengalami perkembangan pesat dalam berbagai sektor, termasuk di sektor pertanian. Dengan memanfaatkan teknologi IoT, petani dapat mempermudah monitoring tanaman di lahan pertanian. Hal ini menjadi sangat penting karena dengan memantau kondisi tanaman. Petani dapat mengetahui perkembangan tanaman dan mengambil langkah yang tepat untuk memastikan keberhasilan panen.

Teknologi IoT memungkinkan petani untuk memantau kondisi tanaman secara real-time melalui sensor yang terpasang di lahan pertanian. Sensor ini dapat memantau suhu, kelembaban udara, dan kadar nutrisi di tanah. Hasil monitoring yang diperoleh dapat digunakan untuk menentukan tindakan yang perlu diambil untuk memastikan pertumbuhan tanaman yang optimal.

Salah satu manfaat teknologi IoT dalam pertanian adalah kemampuannya untuk memantau kelembaban tanah. Kelembaban tanah yang tidak terkontrol dapat menyebabkan tanaman menjadi kering atau terlalu basah, sehingga mengurangi produktivitas pertanian. Dengan memantau kelembaban tanah melalui sensor Internet of Things, petani dapat mengambil tindakan yang tepat seperti mengatur frekuensi penyiraman tanaman atau menambahkan pupuk agar tanah tetap subur.

Baca Juga Sinopsis Film Coco: Petualangan Musik dan Budaya dalam Dunia Arwah

Selain itu, teknologi IoT juga dapat membantu petani dalam memantau kondisi suhu dan cahaya di lahan pertanian. Suhu dan cahaya yang tidak sesuai dapat menghambat pertumbuhan tanaman atau bahkan menyebabkan tanaman mati. Dengan memantau suhu dan cahaya secara real-time melalui sensor IoT, petani dapat mengambil tindakan yang tepat seperti menyesuaikan intensitas cahaya atau mengatur suhu udara di sekitar tanaman.

Sebuah artikel di situs TechTarget menyatakan bahwa teknologi Internet of Things (IoT) dapat membantu petani memperoleh informasi tentang kondisi tanaman dan lingkungan sekitar dengan lebih akurat. Hal ini dapat membantu petani dalam membuat keputusan yang lebih baik dalam mengelola lahan pertanian. Lebih lanjut, teknologi IoT juga dapat membantu dalam mengurangi penggunaan air dan pupuk yang berlebihan, sehingga meminimalisir dampak negatif terhadap lingkungan.

Baca Juga  Apa itu EJSC Kota Malang: Menjelajahi Co-Working Space untuk Anak Muda Kreatif

Study Kasus Teknologi Internet of Things

Sebuah studi kasus yang dilakukan oleh Perusahaan Teknologi IoT di Amerika Serikat, FarmBot, membuktikan manfaat dari Internet of Things dalam pertanian. Melalui Internet of Things, FarmBot berhasil mengembangkan sebuah robot pertanian yang mampu melakukan aktivitas seperti penyiraman tanaman, penanaman biji, dan pengumpulan hasil panen secara otomatis. Hal ini membuktikan bahwa teknologi Internet of Things dapat membantu dalam mempercepat proses pertanian dan meningkatkan produktivitas.

Selain itu, teknologi Internet of Things juga dapat membantu petani dalam mengatasi masalah hama dan penyakit tanaman. Dengan memantau kondisi tanaman secara real-time melalui sensor IoT, petani dapat mendeteksi tanda-tanda adanya hama atau penyakit pada tanaman. Dengan demikian, petani dapat lebih cepat dalam mengambil tindakan yang tepat untuk mengatasinya.

*Follow Official WhatsApp Channel WartaJatim.co.id untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini. Dapatkan E-Money 100rb untuk 4 orang beruntung (SnK berlaku)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *