Rendra Masdrajad Safaat

Harga Wuling Air ev Lebih Murah di Thailand dari Indonesia, Kok Bisa?

Harga Wuling Air ev Lebih Murah di Thailand dari Indonesia, Kok Bisa?
Harga Wuling Air ev Lebih Murah di Thailand dari Indonesia, Kok Bisa?

WartaJatim.co.id, 04 Juli 2023 – Wuling Air EV diluncurkan di Thailand, yang diproduksi di Cikarang. Namun, menariknya, harga Wuling Air ev lebih murah di Thailand daripada di Indonesia. Bagaimana mungkin ini terjadi?

PT SGMW Indonesia, pabrik Wuling Air EV yang terletak di Cikarang, telah memasuki pasar Thailand. Di Thailand, mereka baru saja menerima pesanan untuk mobil listrik dengan jangkauan hingga 300 km.

Internship Warta Jatim

Yang menarik adalah harga mobil Wuling Air EV jauh lebih murah di Thailand daripada di Indonesia, meskipun mobil-mobil tersebut diimpor langsung dari pabrik PT SGMW Indonesia di Cikarang.

Pada situs web resmi Wuling Thailand, harga awal untuk Wuling Air EV adalah 395.000 baht, atau sekitar Rp 168,8 juta, yang lebih rendah dari harga standar 405.000 baht, atau sekitar Rp 173 juta.

Harga tertinggi untuk varian EV adalah 485.000 baht, atau sekitar Rp 207 juta, dengan kurs 1 baht = Rp 427,41.

Lebih lengkapnya, berikut daftar harga Wuling Air ev yang dijual di Thailand:

1. Wuling Air ev Standard Range: 395.000 baht (Rp 168,8 jutaan)
2. Wuling Air ev Standard Range Extended: 415.000 baht (Rp 177,3 jutaan)
3. Wuling Air ev Long Range: 465.000 baht (Rp 198,7 jutaan)
4. Wuling Air ev Long Range Extended: 485.000 baht (Rp 207,2 jutaan)

Sebagai perbandingan, harga Wuling Air ev di Indonesia berkisar dari Rp 243 juta hingga Rp 299,5 juta. Setelah menerima subsidi PPN 10% dari pemerintah, harga Wuling Air ev menjadi lebih terjangkau, yaitu mulai dari Rp 221,5 juta hingga Rp 272,9 juta.

Meskipun demikian, jika diperhatikan, harga normal Wuling Air ev di Thailand masih lebih murah daripada di Indonesia.

Baca Juga  Badan Usaha Milik Negara Berkontribusi dengan Dividen Tertinggi

Dalam kondisi harga normal, versi termahal Wuling Air ev di Thailand hanya sekitar Rp 207,2 jutaan. Sementara itu, di Indonesia, harga normalnya dimulai dari Rp 243 juta.

Menariknya, mengapa harga di Thailand tetap lebih murah daripada di Indonesia, padahal mobil ini diimpor utuh atau Completely Built-Up (CBU)?

Perlu diketahui bahwa pemerintah Thailand memberikan subsidi sebesar 18.000-150.000 baht per unit kendaraan listrik, yang setara dengan Rp 7,69 jutaan hingga Rp 64 jutaan.

Dalam skema subsidi ini, mobil listrik penumpang dengan harga di bawah 2 juta baht (Rp 854 juta) dan kapasitas baterai 10-30 kWh akan menerima subsidi sebesar 70.000 baht (setara Rp 29 jutaan). Sementara itu, mobil listrik dengan kapasitas baterai lebih dari 30 kWh, baik dirakit dalam negeri (CKD) maupun impor utuh (CBU), akan menerima subsidi sebesar 150.000 baht (Rp 64 jutaan).

Media Partner Warta Jatim